Penutupan KKN 19 UINSA di Desa Bodang

  • Jul 23, 2024
  • Hendrik junaidi

Tak terasa pengabdian Mahasiswa KKN dari UIN Sunan Ampel Surabaya sudah di penghujung hari. Pengabdian yang dilakukan selama 40 hari telah berakhir. Seperti halnya pepatah yang mengatakan setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Manusia kadang suka dengan pertemuan dengan orang baru tapi menolak bahkan tidak terima dengan perpisahan,  itulah yang terjadi dalam siklus kehidupan manusia. Begitulah yang dirasakan oleh Mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya yang mengabdi di Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.

            Acara penutupan berlangsung dengan meriah di Balai Desa Bodang. Acara dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2024 pagi hari. Penutupan KKN 19 UINSA di Desa Bodang disambut dengan antusias oleh warga  Kepala Desa Bodang, Bapak Kuncoro menyampaikan apresiasinya atas kontribusi para mahasiswa. "Kehadiran mahasiswa KKN 19 UINSA sangat membantu kami dalam berbagai aspek. Program-program yang mereka jalankan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak positif bagi masa depan desa kami. Terutama untuk revitalisasi Wisata Air Terjun Trap Sewu" ujarnya.

Bapak Basir, salah satu Kepala Dusun Desa Bodang yang mendampingi mahasiswa KKN  19 UIN Sunan Ampel Surabaya, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. "Saya merasa sangat terbantu dengan hadirnya mahasiswa KKN UINSA ini. Sekarang wisata Air Terjun Antrukan Trap Sewu bisa dibuka kembali setelah tutup akibat COVID-19" katanya.


Dengan berakhirnya KKN 19 UINSA, diharapkan program-program yang telah dilaksanakan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bodang. Para mahasiswa KKN berkomitmen untuk tetap menjalin komunikasi dengan warga desa dan memberikan dukungan dari jarak jauh jika diperlukan.

Ketua tim KKN 19 UINSA, Riza Iqbal Pahlefi menyampaikan harapannya, "Kami berharap apa yang kami lakukan selama sebulan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi Desa Bodang. Semoga desa ini semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera."

Penutupan KKN 19 UINSA di Desa Bodang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang signifikan. Semoga semangat pengabdian ini terus menyala dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya.Tangis, Haru, Sedih, Bahagia, dan Senang mengiringi suasana pada penutupan KKN ini. Acara formal penutupan sudah usai. Kalau di Pembukaan setelah acara formal langsung selesai kali ini tidak. Penutupan dilanjutkan dengan acara non formal yang dipandu oleh MC. Acaranya meliputi penyampaian pesan dan kesan yang di wakili oleh satu mahasiswa laki-laki dan satu mahasiswa perempuan Mahasiswa KKN 19 UIN Sunan Ampel Surabaya dan dilanjut dengan mushofahah.