PENJUAL SATE DARI DESA BODANG
- Aug 15, 2024
- Hendrik junaidi
Sate berasal dari bahasa Jawa yang memiliki makna secara umum sebagai daging yang ditusuk dan dipanggang. Secara lebih spesifik, arti dari kata “sate” mengacu pada hidangan yang terdiri dari potongan daging yang ditusuk dengan tusuk sate, kemudian dipanggang di atas api atau arang. Daging yang biasanya digunakan dalam sate dapat bervariasi, seperti daging ayam, daging sapi, daging kambing, daging kelinci, atau bahan-bahan lainnya tergantung pada daerah atau preferensi lokal.
Penjual sate yang bernama SUWARI atau dikenal dengan nama BANG NDUT dari Dusun Sumber Puring, RT06/RW05 Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang yang sukses dalam berjualan sate kambing dan sate ayam.
Sate terdiri atas dua komponen utama, yaitu daging dan bumbu kacang. Daging yang digunakan bisa sangat bervariasi, tapi umumnya olahan ini menggunakan daging ayam (dengan atau tanpa kulit), sapi, atau kambing.
Karena komponen utamanya adalah daging, sate pada umumnya mengandung protein dan lemak yang tinggi. Kandungan protein dan lemak juga bisa bertambah dari bumbu kacang yang terbuat dari kacang tanah dan minyak.
Dengan makan lima tusuk sate ayam (kira-kira 350 gram), berikut asupan gizi yang bisa Anda dapatkan.
Kalori: 720 kkal.
Protein: 38,5 gram (g).
Lemak: 50 g.
Karbohidrat: 38 g.
Vitamin C: 5% Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Kalsium: 10% AKG.
Zat besi: 35% AKG.
Dengan demikian, sate secara umum merupakan makanan yang bergizi. Makan sate akan memberikan Anda asupan energi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, bahan-bahan yang Anda gunakan dalam bumbu sate mengandung berbagai zat yang tidak kalah bermanfaat.
Sebagai contoh, bawang merah mengandung antioksidan dan kemiri mengandung zat antiradang berupa asam linoleat.