NGAJI BARENG MALAM JUM’AT LEGI

  • Aug 24, 2024
  • Hendrik junaidi

Takmir masjid Al-Huda Dusun kayugedang Desa Bodang Kecamatan Padang menggelar ngaji bareng bersama karangtaruna albanjari, Remas Al-huda Pada Hari Kamis malam Jum’at tanggal 01 Agustus 2024 yang bertempat di Masjid Al-Huda Dusun Kayugedang Desa Bodang, adapun kegiatan ngaji bareng ini sudah menjadi kegiatan rutinan tiap malam Jum’at Legi.
Malam Jumat Legi (Jawa) atau Jum'at Manis (Madura) memiliki makna yang mendalam dalam perspektif keagamaan dan budaya. Keutamaan Jumat sebagai hari yang paling utama telah ditegaskan dalam hadits,
“Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya. Karena shalawat kalian akan ditujukan kepadaku,” HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Nasa’i. sedangkan Jum'at Legi atau Jum'at Manis dianggap sebagai momen yang istimewa oleh masyarakat Jawa dan Madura.
Pada malam Jumat Legi, masyarakat memiliki keyakinan bahwa berbagai kebaikan akan mendapatkan keberkahan dan pahala yang melimpah. Mereka memahami pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, meskipun hal itu dapat dilakukan setiap hari. Namun, pada malam Jumat Legi, mereka lebih menggiatkan amalan ini sebagai bentuk penghormatan.
Di Indonesia, masyarakat Jawa dan Madura memiliki budaya dan tradisi yang masih dijalankan hingga saat ini. Mereka memandang Jum'at Legi atau Jum'at Manis sebagai malam yang sakral dan memiliki nilai keagamaan yang tinggi. Pada malam ini, mereka melaksanakan amalan-amalan khusus seperti khotmil Qur'an atau ziarah kubur (nyekar).
Tradisi dan kepercayaan ini telah menjadi bagian dari warisan nenek moyang dan terus berkembang seiring waktu. Meskipun terdapat perbedaan dalam interpretasi dan praktik, Jum'at Legi tetap menjadi momen yang dipenuhi makna dan kebaikan bagi masyarakat DesaBodang.
Dalam perspektif agama, Islam juga mengajarkan keutamaan Jum'at sebagai hari agung. Pahala beramal baik pada hari Jum'at dilipatgandakan, dan umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Jum'at Legi menjadi momen yang memperkuat ketaatan dan kecintaan umat muslim kepada agama mereka.
Penting untuk diingat bahwa persepsi terhadap Jum'at Legi bervariasi dalam masyarakat Indonesia. Setiap individu memiliki pandangan dan keyakinan yang berbeda-beda. Namun, melalui tradisi, kepercayaan, dan ajaran agama, malam Jumat Legi tetap memiliki arti yang mendalam bagi masyarakat Desa Bodang.
Seiring berjalannya waktu, budaya dan tradisi ini tetap dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat. Melalui Jum'at Legi, mereka mengambil hikmah dan nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap individu memiliki kebebasan dalam memaknai dan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan dan praktek mereka. Wallahu A'lam