LONGSOR TEBING DI WISATA AIR TERJUN TRAP SEWU BODANG, JEMBATAN BAWAH HANYUT, TANPA KORBAN JIWA

  • May 03, 2026
  • Hendrik junaidi

**Longsor Tebing di Wisata Air Terjun Trap Sewu Bodang, Jembatan Bawah Hanyut Tanpa Korban Jiwa**

 

Bodang, 3 Mei 2026 — Tebing di kawasan wisata Air Terjun Trap Sewu, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, dilaporkan mengalami longsor parah pada Minggu (3/5/2026). Kejadian ini diperkirakan terjadi pada malam hari, meskipun belum diketahui secara pasti waktu terjadinya.

 

Longsor diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air meningkat drastis hingga memicu banjir di sekitar aliran air terjun. Kondisi tersebut mengakibatkan tebing di area bawah mengalami longsor cukup parah.

 

Selain itu, jembatan yang berada di bagian bawah menuju titik air terjun dilaporkan hanyut terbawa arus deras. Jembatan tersebut merupakan akses penunjang bagi pengunjung yang turun ke area dekat air terjun, bukan akses utama menuju kawasan wisata.

 

Dari hasil pantauan di lokasi, material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian area di sekitar tebing. Kondisi tanah yang masih labil juga menimbulkan potensi terjadinya longsor susulan.

 

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Meski demikian, masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tetap waspada dan sementara waktu tidak mendekati area bawah air terjun demi keselamatan.

 

Pihak desa bersama masyarakat setempat saat ini terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan, sambil menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam, terutama di kawasan wisata alam seperti Air Terjun Trap Sewu.