BAPAK CAMAT KECAMATAN PADANG MALUKAN SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DESA BODANG

  • Aug 01, 2024
  • Hendrik junaidi

Pemerintah Desa Bodang beserta Kepala Kecamatan Padang melaksanakan sosialasi bahaya narkoba bagi remaja, anak-anak maupun kaum dewasa. Bapak kepala desa Bodang (kuncoro).  Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Kamis, 25 juli 2024 di Masjid Al-Huda Dusun Tanjung, Desa Bodang, Kecamatan padang, Kabupaten Lumajang Jawa Timur.
Dalam sosialisasi ini bapak kepala desa Bodang mengundang langsung para elemen masyarakat kalangan muda maupun anak-anak.
Adapun maksud dan tujuan kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba ini mengajak kepada masyarakat untuk hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan waspada terhadap penyalahgunaan psikotropika di kalangan remaja, serta memberikan informasi tentang rehabilitasi bagi pecandu narkoba.
Kegiatan ini merupakan upaya Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba kepada lingkungan Masyarakat. Diharapkan dengan adanya giat sosialisasi ini para ketua RT RW dan tokoh masyarakat mendapatkan pengetahuan dan pemahaman terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba, kiat-kiat penanggulangan dan juga mampu meneruskan pengetahuan yang didapat kepada keluarga dan rekan kerja di lingkungannya.
kampanye ini utamanya menyasar generasi muda.
Perlu ditingkatkan pengawasan yang ketat pada Lapas sehingga Lapas tidak dijadikan pusat peredaran narkoba.
Terkait rehabilitasi penyalahgunaan dan pecandu narkoba, program rehabilitasi harus berjalan efektif sehingga rantai penyalahgunaan narkoba bisa betul-betul terputus.
Peran seluruh elemen bangsa dalam penanganan narkoba yaitu: Pertama, adanya komitmen diri dimana seluruh elemen bangsa bertanggung jawab dan berkomitmen menjaga diri, keluarga, komunitas dan lingkungan dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Kedua, adanya regulasi anti narkoba. Penerbitan regulasi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap. Ketiga, konsolidasi kekuatan. Seluruh elemen (pemerintah, swasta dan masyarakat) berkontribusi dalam P4GN. Keempat, bersih narkoba. Mewujudkan lingkungan masyarakat, pemerintahan, tempat kerja, kampus/sekolah bersih narkoba. Kelima, deteksi dini. Penyelenggaraan tes urine secara berkala di lingkungan instansi, organisasi, kampus, sekolah dan lingkungan masyarakat.
Andre Wongso mengatakan "Tanpa komitmen yang kuat dan konsisten dalam memperbaiki diri, jangan berharap kehidupan kita hari ini dan besok bisa lebih baik dari hari kemarin. Banyak orang gagal bukan karena mereka tidak mampu, melainkan karena mereka tidak memiliki komitmen”.
Ayo kita perangi narkoba dengan sebuah komitmen.